Malapari yang Produktif: Berpotensi memulihkan keseimbangan antara manusia dan planet

Download options
Download document
Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Indonesia melalui Kontribusi yang Ditetapkan Secara Nasional (Nationally Determined Contributions) di bawah UNFCCC telah menetapkan target ambisius untuk memulihkan 14 juta ha lahan terdegradasi pada tahun 2030 dengan tingkat kelangsungan hidup 90%. Ini membutuhkan pemilihan jenis-jenis pohon pada bentang alam yang tepat untuk tujuan yang tepat. Pohon Pongamia (Pongamia pinnata syn. Milettia pinnata) yang termasuk dalam jenis kacang-kacangan dapat dimanfaatkan untuk memulihkan lahan terdegradasi sekaligus menyediakan berbagai manfaat. Pongamia tumbuh secara alami di seluruh Indonesia, di Sumatra, Jawa, Bali, Nusa Tenggara Barat dan Maluku. Tinggi pohon ini mencapai 15-20 m dan dapat tumbuh pada rentang kondisi lingkungan hidup termasuk pada lahan-lahan marjinal. Bijinya dapat menghasilkan minyak mentah sebanyak 40% dari beratnya. Pongamia juga menyediakan makanan, kayu, pakan ternak, obat-obatan, pupuk dan bahan bakar alam. Oleh karenanya, sebagai jenis multifungsi, pongamia memiliki potensi besar untuk menghadapi krisis energi dan memulihkan sebagian besar lahan yang terdegradasi.
Authors: Leksono, B.; Samsudin, Y.B.; Rahman, S.A.; Shin, S.; Kwon, J.; Baral, H.
Subjects: ecological restoration, biofuels, bioenergy, medicinal plants, plantations
Publication type: Infographic, Publication
Year: 2020

Back to top

Sign up to our monthly newsletter

Connect with us